SUMEDANG – Duka masih menyelimuti warga Desa Mekarahayu, Kecamatan Sumedang Selatan. Korban bencana longsor yang hilang selama dua hari akhirnya ditemukan, Kamis (9/4/2026). Nyawa tak tertolong.
Korban bernama Pepen Supendi (60) ditemukan tertimbun material longsor di dalam kamar rumahnya sekitar pukul 14.20 WIB. Saat ditemukan, kondisinya sudah tidak bernyawa.
Proses evakuasi berlangsung berat. Petugas bekerja ekstra karena keterbatasan alat. Seluruh proses pengangkatan jenazah dilakukan secara manual, tanpa dukungan alat berat.
Baca Juga :pemekaran wilayah di Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, kini memasuki babak baru
Lalu Lintas Cadas Pangeran Lumpuh Total Dan Dialihkan ke Jalur Atas Akibat Tanah Longsor
Duka di Sumedang: Satu Warga Tertimbun Longsor di Desa Mekar Rahayu
Setelah berhasil dikeluarkan dari timbunan pada pukul 14.39 WIB, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Rencana pemeriksaan lebih lanjut sempat muncul, tapi keluarga memutuskan tidak dilakukan autopsi.
Petugas Basarnas Bandung, Idham Pratama, menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.
“Korban sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” ujarnya.
Peristiwa longsor ini terjadi sehari sebelumnya, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut dan memicu pergerakan tanah.
Akibat musibah ini, total empat orang tertimbun. Tiga korban sebelumnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Namun, Pepen Supendi harus berpulang.
Tim gabungan yang terlibat pencarian meliputi Basarnas Bandung, BPBD Sumedang, TNI, Polri, serta relawan setempat.
Kriminal X Post turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan (dhs)
