Kriminalxpost.com || Jepara- Sedekah Bumi Desa Tigajuru, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh makna. Tidak hanya menjaga tradisi leluhur, kegiatan ini juga menghadirkan layanan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan publik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Acara yang digelar di pelataran Balai Desa Tigajuru, Sabtu (6/6/2026), turut dihadiri perwakilan Bupati Jepara yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara Ratib Zaini, Direktur RSUD R.A. Kartini Jepara sekaligus PIC Kecamatan Mayong dr. Tri Iriantiwi, Camat Mayong Muh Taufik, S.STP., M.M., unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, insan media, serta jajaran organisasi kemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan meliputi donor darah, Bazar UMKM, pelayanan Kios Adminduk, dan hiburan rakyat bersama OM 97.1 Musik Jepara yang berhasil menarik antusiasme masyarakat dari berbagai wilayah.
Kepala Desa Tigajuru, Khambali, S.H., menegaskan bahwa Sedekah Bumi merupakan tradisi tahunan yang menjadi wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, kesehatan, dan hasil bumi yang diterima masyarakat.
Tradisi ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, menjaga kearifan lokal, serta membangun semangat gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat Desa Tigajuru,” ujarnya.
Kegiatan donor darah menjadi bentuk kepedulian sosial yang patut diapresiasi. Selain membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan, kegiatan ini juga memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas antarwarga.
Sementara itu, Bazar UMKM memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan desa. Langkah ini dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat sektor usaha mikro sebagai fondasi ekonomi kerakyatan.
Di bidang pelayanan publik, Kios Adminduk menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah desa di tengah masyarakat. Warga dapat mengakses layanan administrasi kependudukan secara lebih cepat, mudah, dan efisien tanpa harus menghadapi proses yang berbelit.
Suasana semakin semarak dengan penampilan OM 97.1 Musik Jepara yang menghadirkan hiburan rakyat dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban. Hiburan tersebut menjadi media silaturahmi yang memperkuat kebersamaan masyarakat dalam bingkai budaya lokal.
Khambali menegaskan, pelestarian tradisi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
Kami ingin Sedekah Bumi tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi warga melalui pelayanan, pemberdayaan ekonomi, dan kegiatan sosial,” tegasnya.
Rangkaian Sedekah Bumi akan berlanjut pada Minggu malam (7/6/2026) melalui Pengajian Akbar Tigajuru Bersholawat yang menghadirkan Habib Muhsin bin Abdul Qodir Al-Aydrus serta KH. Muhammad Mudhofir sebagai penceramah.
Sedekah Bumi Tigajuru 2026 menunjukkan bahwa tradisi bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kekuatan sosial yang mampu menggerakkan pelayanan, memperkuat ekonomi rakyat, dan membangun persatuan masyarakat menuju desa yang semakin maju dan sejahtera.
(sus/Jateng)
