​Bogor, keiminalxpost – H. Agus Pratama SH secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai bakal calon Kepala Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Penyampaian komitmen tersebut diutarakannya secara terbuka di tengah momentum pembukaan turnamen olahraga Kerta Jaya Cup 2026.
​Dalam kesempatan tersebut, H. Agus menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai sportivitas dalam setiap aspek kehidupan warga. Menurutnya, semangat saling menghargai dan bersaing secara sehat tidak hanya berlaku bagi para atlet di lapangan hijau, tetapi juga harus diterapkan dalam perhelatan demokrasi tingkat desa.
​Menanggapi beredarnya poster penyambutan dukungan masyarakat, ia menegaskan bahwa keberaniannya melangkah ke bursa pencalonan bukan didasari oleh ambisi pribadi. Keikutsertaannya merupakan wujud panggilan jiwa dan tanggung jawab moral untuk memajukan Desa Tamansari ke arah yang lebih baik.
​”Pertandingan di lapangan sepak bola maupun proses pencalonan pemimpin desa memiliki prinsip yang sama: main bersih, saling menghormati lawan, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas segalanya,” ujar H. Agus Pratama SH dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/7/2026).
​Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ajang Kerta Jaya Cup 2026 hendaknya dapat menjadi cerminan eratnya kebersamaan warga Tamansari. Iklim kompetisi yang sehat—baik dalam ajang olahraga maupun kontestasi politik desa—justru dinilainya akan melahirkan ide-ide dan gagasan terbaik demi kesejahteraan masyarakat.
​Sementara itu, hingga saat ini pihak Panitia Pemilihan Kepala Desa Tamansari belum mengeluarkan rilis resmi terkait jumlah pasti bakal calon yang telah mendaftarkan diri. Kendati demikian, riak dinamika politik desa mulai terasa seiring munculnya figur-figur yang siap bertarung.
​Adapun Pemilihan Kepala Desa Tamansari masuk dalam gelombang Pilkades serentak di wilayah Kecamatan Rumpin yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun 2026 mendatang. Seluruh rangkaian proses dan tahapan pemilihan dipastikan akan mengacu pada Peraturan Pemerintah serta petunjuk teknis dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor.
