Kriminalxpost // Sumedang – Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kabupaten Sumedang pada Senin (13/7/2026) siang. Dua unit bangunan yang berfungsi sebagai gudang penyimpanan barang rongsokan dilaporkan hangus dilalap si jago merah. Insiden ini sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga sekitar karena kobaran api muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar dari dalam area gudang.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, kedua gudang rongsok yang terbakar tersebut diketahui merupakan milik seorang warga setempat bernama Bapak Dadang Suhanda (53). Lokasi musibah ini tepatnya berada di Dusun Ciluluk Kidul, RT 002 / RW 015, Desa Margajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Masing-masing bangunan yang kini rata dengan tanah itu dilaporkan memiliki ukuran sekitar 6×8 meter.

Peristiwa mencekam ini pertama kali diketahui oleh sejumlah warga yang kebetulan melintas dan melihat kepulan asap hitam pekat membubung tinggi dari arah atap gudang. Menyadari adanya bahaya besar, warga sekitar langsung berinisiatif menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat. Petugas piket dari Pos Damkar Wilayah Tanjungsari mengonfirmasi bahwa mereka menerima laporan resmi mengenai insiden tersebut pada pukul 12:20 WIB.
Menurut keterangan dari beberapa saksi mata di lokasi kejadian, kedua gudang rongsok tersebut sebenarnya sedang berada dalam keadaan kosong atau tidak ada aktivitas pekerja saat api mulai menjalar. Akibat kondisi lingkungan sekitar gudang yang sedang sepi, tidak ada satu pun warga yang mengetahui secara pasti dari mana asal mula percikan api pertama kali muncul hingga akhirnya merembet dan menghanguskan seluruh isi bangunan.
Merespons laporan darurat yang masuk dari masyarakat, Regu 3 Pos Damkar Wilayah Tanjungsari langsung bergerak cepat mengerahkan armada menuju lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 12:35 WIB dan langsung melakukan tindakan lokalisir serta penyemprotan air secara intensif guna mencegah amukan api merembet ke area rumah warga di sekitarnya.
Proses penjinakan api ini berlangsung dramatis selama hampir dua jam dengan melibatkan berbagai unsur kewilayahan yang saling bahu-membahu di lapangan. Selain petugas pemadam kebakaran, aksi pemadaman ini juga dibantu oleh personel TNI/POLRI, Satpol PP Kecamatan Tanjungsari, serta puluhan warga setempat yang menggunakan alat seadanya. Setelah perjuangan keras, petugas akhirnya menyatakan situasi benar-benar aman dan kondusif pada pukul 14:30 WIB.
Meskipun seluruh bangunan beserta aset berharga di dalamnya hangus tidak bersisa, pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih berada dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian setempat, sementara kerugian materiil yang dialami oleh pemilik ditaksir mencapai kurang lebih Rp45 juta.
