Kriminalxpost // SUMEDANG, 30 April 2026 – Aspek transparansi pada proyek peningkatan jalan poros desa di Dusun Cigendel, RT 04 (nol empat) RW 08 (nol delapan), Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, menuai kritik pedas. Sorotan tertuju pada papan informasi proyek milik Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Sumedang yang tidak mencantumkan rincian volume pekerjaan, sebuah data vital dalam pengawasan anggaran publik.

​Proyek yang menelan biaya sebesar Rp139.850.000,00 (seratus tiga puluh sembilan juta delapan ratus lima puluh ribu rupiah) ini sempat memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat. Tanpa adanya rincian panjang, lebar, dan ketebalan aspal secara tertulis, warga di sekitar lokasi pengerjaan mengaku sulit untuk memantau sejauh mana keabsahan fisik pembangunan yang sedang berjalan.

​Menanggapi sorotan tersebut, pihak pelaksana dari CV. Sapta Lestari akhirnya memberikan keterangan teknis secara lisan. Pelaksana menyebutkan bahwa total material aspal yang digunakan untuk meng-hotmix jalan tersebut adalah kurang lebih 50 (lima puluh) ton, dengan target capaian panjang gelar jalan mencapai 263 (dua ratus enam puluh tiga) meter.

​Lebih lanjut, pelaksana merinci bahwa material dikirim menggunakan armada dengan tonase 9 (sembilan) ton per unit. Setiap muatan satu truk aspal tersebut diklaim mampu menutupi badan jalan sepanjang 70 (tujuh puluh) meter. Keterangan ini baru muncul sebagai bentuk klarifikasi setelah ketiadaan informasi angka pada papan proyek mulai ramai diperbincangkan.

​Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pengerjaan dimulai sejak pukul 10.00 (sepuluh nol-nol) WIB dan berakhir pada pukul 15.26 (lima belas dua puluh enam) WIB. Meski intensitas kerja terlihat tinggi, publik tetap menyayangkan ketiadaan rincian volume pada papan informasi yang dipasang sejak dimulainya proyek pada 20 (dua puluh) April 2026 (dua ribu dua puluh enam) lalu.

​Berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) nomor 04/SPK/PPK/PJP CIGENDEL/DPKPP/2026 (nol empat garis miring SPK garis miring PPK garis miring PJP Cigendel garis miring DPKPP garis miring dua ribu dua puluh enam), pengerjaan ini ditargetkan rampung pada 03 (nol tiga) Juni mendatang. Kini, sorotan beralih pada kesesuaian antara klaim kurang lebih 50 (lima puluh) ton aspal dengan kualitas fisik yang dihasilkan di lapangan.
​Masyarakat Dusun Cigendel kini menaruh harapan besar agar ketiadaan data di papan informasi tidak menjadi celah bagi praktik pengurangan spesifikasi material. Transparansi melalui papan proyek semestinya menjadi instrumen utama bagi warga untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran negara benar-benar terwujud dalam kualitas infrastruktur yang tahan lama.
