Beranda » Mutasi Besar Polri Agustus 2026, 37 Jenderal Bergeser: Fadil Imran Pensiun, Roycke Langie Jadi Astamaops hingga Hengki Haryadi Pimpin Papua Barat Daya

Mutasi Besar Polri Agustus 2026, 37 Jenderal Bergeser: Fadil Imran Pensiun, Roycke Langie Jadi Astamaops hingga Hengki Haryadi Pimpin Papua Barat Daya

Kriminalxpost.com || JAKARTA – Gerbong mutasi kembali bergerak di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kapolri melakukan rotasi dan penyegaran terhadap sejumlah perwira tinggi yang menduduki posisi strategis, baik di tingkat Mabes Polri maupun jajaran kepolisian daerah.

Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 tertanggal 30 Agustus 2026, yang merujuk pada Keputusan Kapolri Nomor Kep/1297/VIII/2026 tanggal 30 Agustus 2026 tentang pengukuhan, pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.

Dalam daftar tersebut, sedikitnya 37 perwira berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen), Inspektur Jenderal (Irjen), dan Brigadir Jenderal (Brigjen) tercatat mengalami pergeseran maupun penempatan jabatan. Sejumlah jenderal memasuki masa pensiun, sementara beberapa lainnya mendapat kepercayaan menduduki posisi strategis baru.

Fadil Imran Pensiun, Roycke Langie Jadi Astamaops Kapolri

Salah satu perubahan penting terjadi pada posisi Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri.

Komjen Pol Mohammad Fadil Imran yang sebelumnya menjabat Astamaops Kapolri dimutasi menjadi Pati Stamaops Polri dalam rangka memasuki masa pensiun.

Posisi yang ditinggalkan Fadil Imran kemudian dipercayakan kepada Irjen Pol Roycke Harry Langie, yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara.

Bergesernya Roycke ke Mabes Polri sekaligus membuka perubahan pucuk pimpinan Polda Sulawesi Utara. Brigjen Pol Yudo Hermanto, sebelumnya Karopaminal Divpropam Polri, dipercaya menjadi Kapolda Sulawesi Utara.

Rotasi berantai juga berlangsung di jajaran Divpropam Polri. Posisi Karopaminal yang ditinggalkan Yudo Hermanto selanjutnya diisi oleh Kombes Pol Hardiono, yang sebelumnya menjabat Sesrowabprof Divpropam Polri.

Pergantian Pimpinan di Lemdiklat Polri

Perubahan penting juga berlangsung di lingkungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.

Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, yang sebelumnya menjabat Wakalediklat Polri, dimutasi sebagai Pati Lemdiklat Polri dalam rangka pensiun.

Jabatan Wakalediklat Polri selanjutnya dipercayakan kepada Irjen Pol R. Yoseph Wihastono Yoga Pranoto, yang sebelumnya bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Rotasi di lingkungan Lemdiklat menjadi bagian penting dari penyegaran organisasi, mengingat lembaga tersebut memiliki peran strategis dalam pembentukan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia Polri.

Hengki Haryadi Dipercaya Pimpin Polda Papua Barat Daya

Rotasi Kapolri kali ini juga menyentuh jajaran pimpinan kewilayahan.

Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Lathueru, yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat Daya, mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Tongkat komando Kapolda Papua Barat Daya kemudian diserahkan kepada Brigjen Pol Hengki Haryadi, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau.

Perpindahan Hengki Haryadi turut memicu rotasi berikutnya. Jabatan Wakapolda Riau dipercayakan kepada Brigjen Pol Simson Zet Ringu, sebelumnya Wakapolda Gorontalo.

Sementara posisi Wakapolda Gorontalo kemudian ditempati Kombes Pol Dedy Suhartono, yang sebelumnya menjabat Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri.

Rotasi juga terjadi di Maluku Utara. Brigjen Pol Stephen Maleachi Napiun, sebelumnya Wakapolda Maluku Utara, mendapat penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Jabatan Wakapolda Maluku Utara selanjutnya diemban Brigjen Pol Slamet Hariyadi, yang sebelumnya merupakan Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri.

Sementara di Sulawesi Utara, Brigjen Pol Awi Setiyono yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sulut bergeser menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Posisinya kemudian diisi Brigjen Pol Dr. Suseto Cahyadi, sebelumnya Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri.

As SDM Kapolri Berganti

Pergantian juga terjadi pada salah satu jabatan strategis di bidang sumber daya manusia.

Irjen Pol Dr. Anwar, sebelumnya menjabat As SDM Kapolri, dimutasi menjadi Pati SSDM Polri dalam rangka pensiun.

Posisi As SDM Kapolri selanjutnya dipercayakan kepada Irjen Pol Drs. Jawari, yang sebelumnya merupakan Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Selain itu, Irjen Pol Nurmoro Danang dipercaya menduduki jabatan Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wakilwasum) Polri setelah sebelumnya bertugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Pergantian juga terjadi pada jajaran penasihat Kapolri. Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak, sebelumnya Koorsahli Kapolri, dimutasi sebagai Pati Sahli Kapolri dalam rangka pensiun.

Posisi Koorsahli Kapolri kemudian dipercayakan kepada Irjen Pol Drs. Ruslan Efendi, yang sebelumnya menjabat Sahli Sospol Kapolri.

Sejumlah Jenderal Bareskrim Ikut Bergeser

Gerbong mutasi turut bergerak di lingkungan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Irjen Pol Agus Santoso, yang sebelumnya menjabat Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim Polri, dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri dalam rangka pensiun.

Sementara Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, sebelumnya Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, dipercaya menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat I Bareskrim Polri.

Brigjen Pol Candra Sukma Kumara juga mendapat penugasan baru dari Pati Bareskrim Polri menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Pideksus Bareskrim Polri.

Selain itu, sejumlah perwira menengah mendapat penempatan sebagai perwira tinggi di lingkungan Bareskrim, SSDM, Baintelkam, Baharkam hingga Itwasum Polri.

Daftar 37 Jenderal yang Tercantum dalam Mutasi

Berikut 37 perwira berpangkat Komjen, Irjen, dan Brigjen yang tercantum dalam daftar mutasi tersebut:

1. Komjen Pol Mohammad Fadil Imran – Astamaops Kapolri menjadi Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun.
2. Irjen Pol Roycke Harry Langie – Kapolda Sulut menjadi Astamaops Kapolri.
3. Brigjen Pol Yudo Hermanto – Karopaminal Divpropam Polri menjadi Kapolda Sulut.
4. Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi – Wakalediklat Polri menjadi Pati Lemdiklat Polri dalam rangka pensiun.
5. Irjen Pol R. Yoseph Wihastono Yoga Pranoto – Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri menjadi Wakalediklat Polri.
6. Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Lathueru – Kapolda Papua Barat Daya menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri.
7. Brigjen Pol Hengki Haryadi – Wakapolda Riau menjadi Kapolda Papua Barat Daya.
8. Brigjen Pol Simson Zet Ringu – Wakapolda Gorontalo menjadi Wakapolda Riau.
9. Irjen Pol Dr. Anwar – As SDM Kapolri menjadi Pati SSDM Polri dalam rangka pensiun.
10. Irjen Pol Drs. Jawari – Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri menjadi As SDM Kapolri.
11. Brigjen Pol Stephen Maleachi Napiun – Wakapolda Maluku Utara menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri.
12. Brigjen Pol Slamet Hariyadi – Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri menjadi Wakapolda Maluku Utara.
13. Irjen Pol Nurmoro Danang – Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri menjadi Wakilwasum Polri.
14. Brigjen Pol Awi Setiyono – Wakapolda Sulut menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri.
15. Brigjen Pol Dr. Suseto Cahyadi – Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri menjadi Wakapolda Sulut.
16. Irjen Pol Drs. Herry Rudolf Nahak – Koorsahli Kapolri menjadi Pati Sahli Kapolri dalam rangka pensiun.
17. Irjen Pol Drs. Ruslan Efendi – Sahli Sospol Kapolri menjadi Koorsahli Kapolri.
18. Irjen Pol Agus Santoso – Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. I Bareskrim Polri menjadi Pati Bareskrim Polri dalam rangka pensiun.
19. Brigjen Pol Eko Hadi Santoso – Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. I Bareskrim Polri.
20. Brigjen Pol I Ketut Yudha Karyana – Dosen Kepolisian Utama Tk. II Akpol Lemdiklat Polri menjadi Pati Lemdiklat Polri dalam rangka pensiun.
21. Brigjen Pol Teguh Yuswardhie – Analis Kebijakan Utama Bidang Labfor Bareskrim Polri menjadi Penjamin Mutu Pendidikan Kepolisian Utama Tk. II Lemdiklat Polri.
22. Brigjen Pol Dr. Erwin Kurniawan – Karobinopsnal Baharkam Polri menjadi Dosen Kepolisian Utama Tk. II Akpol Lemdiklat Polri.
23. Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan – Pati Itwasum Polri menjadi Pati Yanma Polri.
24. Brigjen Pol Candra Sukma Kumara – Pati Bareskrim Polri menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Pideksus Bareskrim Polri.
25. Irjen Pol Drs. Agus Djaka Santoso – Analis Kebijakan Utama Bidang Sespimti Lemdiklat Polri menjadi Pati Lemdiklat Polri dalam rangka pensiun.
26. Brigjen Pol Kemas Ahmad Yamin – Analis Kebijakan Utama Bidang Ops Stamaops Polri menjadi Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun.
27. Irjen Pol Drs. Agus Irianto – Pati Bareskrim Polri menjadi Pati Bareskrim Polri dalam rangka pensiun.
28. Brigjen Pol Dr. Agus Rohmat – Pati Bareskrim Polri menjadi Pati Bareskrim Polri dalam rangka pensiun.
29. Brigjen Pol Sugiarto – Pamen SSDM Polri menjadi Pati SSDM Polri.
30. Brigjen Pol Mulyono – Pamen Baintelkam Polri menjadi Pati Baintelkam Polri.
31. Brigjen Pol Abdul Hasyim – Pamen Bareskrim Polri menjadi Pati Bareskrim Polri.
32. Brigjen Pol Drs. Agung Prabowo – Pamen Bareskrim Polri menjadi Pati Bareskrim Polri.
33. Brigjen Pol Faried Zulkarnain – Pamen Bareskrim Polri menjadi Pati Bareskrim Polri.
34. Brigjen Pol Dr. Budi Sartono – Pamen Bareskrim Polri menjadi Pati Bareskrim Polri.
35. Brigjen Pol Guritno Wibowo – Pamen Bareskrim Polri menjadi Pati Bareskrim Polri.
36. Brigjen Pol Andry Setiawan – Pamen Baharkam Polri menjadi Pati Baharkam Polri.
37. Brigjen Pol Mohammad Iqbal – Pamen Itwasum Polri menjadi Pati Itwasum Polri.

Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri, termasuk dalam rangka regenerasi kepemimpinan, pengembangan karier personel, serta penguatan pelaksanaan tugas di tingkat pusat maupun kewilayahan.

Rotasi kali ini menjadi perhatian karena menyentuh sejumlah posisi strategis, mulai dari Astamaops Kapolri, As SDM Kapolri, Wakalediklat Polri, Koorsahli Kapolri, Wakilwasum Polri, Kapolda Sulawesi Utara, Kapolda Papua Barat Daya, hingga sejumlah Wakapolda dan jabatan utama di Bareskrim Polri.

Dengan keluarnya Surat Telegram tertanggal 30 Agustus 2026 tersebut, jajaran Polri kembali memasuki fase penyegaran kepemimpinan. Para pejabat yang memperoleh amanah baru diharapkan mampu melanjutkan program organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme, pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum kepada masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!