Beranda » Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Kipas Angin di Pasar Kemis Tangerang, 8 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Hanguskan Pabrik Kipas Angin di Pasar Kemis Tangerang, 8 Unit Damkar Dikerahkan

Kriminalxpost.com || KABUPATEN TANGERANG – Kebakaran hebat melanda pabrik kipas angin milik PT Desan Nusantara Anugrah di Jalan Raya Pasar Kemis Nomor 82, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (6/11/2026).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.15 WIB tersebut mengakibatkan kobaran api membesar dan melahap sebagian bangunan pabrik. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi ke udara. Bahkan, sejumlah bagian konstruksi bangunan tampak roboh akibat amukan si jago merah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang karyawan yang melihat adanya api di dalam area pabrik. Mengetahui kejadian tersebut, karyawan kemudian melaporkan peristiwa itu melalui layanan Call Center 112 Kabupaten Tangerang sekitar pukul 11.20 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

“Seorang karyawan melihat adanya api di dalam pabrik,” ungkap Achmad Taufik, Jumat (6/11/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Call Center 112 langsung berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kabupaten Tangerang. Unit pemadam kebakaran dari Pos Pasar Kemis kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Dalam upaya menjinakkan kobaran api, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 35 personel.

Hingga pukul 13.00 WIB, petugas masih berjibaku melakukan pemadaman. Besarnya kobaran api dan kondisi bangunan yang mengalami kerusakan menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan kebakaran tersebut.

Terkait penyebab kebakaran, Achmad Taufik mengatakan masih dilakukan pendalaman.

“Penyebab kebakaran masih didalami,” jelasnya.

Sementara itu, belum ada keterangan resmi mengenai total kerugian materiil maupun jumlah korban akibat peristiwa tersebut.

BPBD mengimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi kebakaran dan tidak mendekati area penanganan. Warga juga diminta memberikan ruang bagi kendaraan pemadam kebakaran agar proses pemadaman dapat berjalan lancar.

Hingga berita ini diterbitkan, petugas pemadam kebakaran masih melakukan upaya penanganan di lokasi kejadian.

Apang Supriyadi

Facebook Comments Box
error: Content is protected !!