Kriminalxpost.com || TANGERANG — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang (BEM FH UMT) menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat dengan menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian masker gratis kepada warga, khususnya para pengguna jalan.
Aksi sosial tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap potensi dampak abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pengurus dan anggota BEM FH UMT turun langsung ke lapangan untuk membagikan masker kepada pengendara sepeda motor, pengemudi kendaraan, maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi kegiatan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kondisi masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan kesehatan, khususnya terhadap risiko paparan partikel debu maupun abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernapasan.

Selain membagikan masker, mahasiswa juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, menggunakan pelindung pernapasan apabila diperlukan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang, Roni Anggi Ramadhan Harahap, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen mahasiswa untuk hadir dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya memiliki tanggung jawab di lingkungan kampus, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa BEM Fakultas Hukum UMT siap hadir dan bergerak bersama masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat,” ujar Roni.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial tersebut bukan sekadar membagikan masker, tetapi juga menjadi sarana edukasi sekaligus bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Apa yang kami lakukan mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat. Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, dan tidak panik. Mari bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan sesama,” tambahnya.
Roni menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran mengenai peran mahasiswa dalam merespons berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial tidak cukup hanya menyampaikan gagasan dan kritik, tetapi juga perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada, tetapi tidak panik. Pastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber resmi dan terpercaya,” pesannya.
Melalui kegiatan tersebut, BEM FH UMT berharap semangat kepedulian sosial di kalangan mahasiswa terus tumbuh dan dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
BEM FH UMT — Bergerak, Mengabdi, dan Berdampak untuk Masyarakat.
