Jepara | kriminalxpost – Misteri penemuan bayi laki-laki yang mengapung di Sungai Kaligede, Desa Clering, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, hingga kini masih belum terungkap. Sepekan lebih berlalu sejak jasad bayi tersebut ditemukan warga, polisi masih terus bekerja mengumpulkan bukti dan menelusuri pihak yang bertanggung jawab.
Kasus yang menyita perhatian masyarakat Jepara itu pertama kali terungkap pada Kamis malam, 9 Juli 2026, sekitar pukul 20.36 WIB. Saat itu warga yang sedang mencari ikan di Sungai Kaligede dikejutkan dengan temuan sesosok bayi laki-laki yang mengapung di aliran sungai.
Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada perangkat desa dan kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan evakuasi serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Saat dikonfirmasi awak media terkait perkembangan terbaru kasus tersebut pada Kamis (16/7/2026), Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Andika Oktawan Saputra menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.
“Dalam penyelidikan, mohon doanya saja,” ujar AKP Andika.
Meski singkat, pernyataan tersebut menegaskan bahwa Satreskrim Polres Jepara masih terus mendalami kasus yang mengundang keprihatinan publik tersebut. Hingga saat ini polisi belum mengungkap adanya pelaku yang diamankan maupun petunjuk yang dapat disampaikan kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tenaga medis, bayi yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan, kondisi bayi masih memiliki ari-ari, plasenta, serta tali pusar yang masih lengkap.
Temuan tersebut memunculkan dugaan bahwa bayi baru saja dilahirkan sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa di aliran sungai. Namun demikian, kepolisian masih mendalami seluruh fakta dan bukti yang ada untuk memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi.
Sejumlah warga Jepara berharap kasus ini dapat segera terungkap. Selain untuk mengungkap kebenaran, pengungkapan kasus juga dinilai penting agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Jepara masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap identitas orang tua bayi maupun pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Kasus ini menjadi salah satu perhatian publik di Jepara dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat pun menantikan langkah lanjutan aparat penegak hukum untuk mengungkap siapa yang tega meninggalkan bayi tersebut hingga akhirnya ditemukan mengapung di Sungai Kaligede.
(sus/Jateng)
