Beranda » Konfirmasi Sidak Gunung GMJI, Sejumlah Media Online Sambangi Polres Bogor

Konfirmasi Sidak Gunung GMJI, Sejumlah Media Online Sambangi Polres Bogor

Kriminalxpost Bogor – Sejumlah perwakilan media online mendatangi Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bogor pada Jumat (2/10/2026). Kedatangan para awak media ini bertujuan untuk mengonfirmasi kebenaran informasi terkait inspeksi mendadak (sidak) yang sebelumnya dikabarkan dilakukan di kawasan Gunung GMJI pada Rabu (16/9/2026) lalu.

​Sebelumnya, Kepolisian Resor Bogor Jawa Barat dikabarkan telah melakukan sidak terhadap aktivitas pertambangan PT Gunung Mas Jaya Indah (GMJI) yang berlokasi di Kampung Kemang, Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (16/9/2026). Kehadiran aparat kepolisian di lokasi tambang tersebut langsung menjadi sorotan publik.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kehadiran para jurnalis ke Mapolres Bogor didasari oleh adanya laporan serta desas-desus di tengah masyarakat mengenai aktivitas penertiban atau peninjauan langsung tersebut. Desas-desus ini dengan cepat menyebar dan memicu tanda tanya besar di kalangan warga sekitar maupun pemerhati lingkungan.

​Namun, upaya konfirmasi tersebut sempat menemui kendala di pintu masuk. Saat mendatangi mapolres, tim liputan justru disambut dengan pertanyaan dari penjaga piket yang menanyakan perihal agenda pertemuan, “Apakah sudah ada janji?” ujar penjaga tersebut. Penjaga itu bahkan menambahkan agar awak media menghubungi pihak berwenang via aplikasi pesan singkat, “Ada nomor WhatsApp-nya, Pak? Kalau ada, di-WhatsApp saja dulu,” katanya.

​Mengikuti arahan tersebut, tim liputan langsung mencoba mengonfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada pihak terkait. Kendati demikian, Kanit Tipidter tidak memberikan respons atau menjawab pesan yang dikirimkan. Bahkan, tim liputan harus bersabar hingga menunggu selama tiga jam di lokasi demi mendapatkan kejelasan.

​Di sisi lain, yang menjadi pertanyaan besar berikutnya di tengah publik adalah terkait penanganan perkara tersebut. Dalam hitungan jam saja—bukan hitungan hari—tiga orang yang sebelumnya sempat dibawa dalam kegiatan sidak dikabarkan sudah bebas kembali, sehingga memicu spekulasi baru di tengah masyarakat.

​Menanggapi situasi ini, Ketua Umum Persatuan Pers Bersama, Arieful Zaenal Abidin, SE., S.Ip., angkat bicara. Menurutnya, pihak polres seharusnya memberikan klarifikasi atau bahkan menggelar konferensi pers guna menghindari berkembangnya opini liar di tengah masyarakat, mengingat operasi sidak yang mereka lakukan sudah menjadi konsumsi publik.

​Selain itu, Arieful sangat menyayangkan sambutan pihak polres terhadap rombongan jurnalis yang berniat melakukan audiensi dan klarifikasi terkait isu dipulangkannya tiga terduga pelaku dalam kegiatan pertambangan yang mereka sidak saat itu.

​Hingga berita ini diturunkan, awak media masih terus berupaya meminta keterangan resmi dari pihak kepolisian. Langkah ini dinilai penting guna memastikan dasar hukum, instansi terkait yang turut dilibatkan, serta alasan di balik pemulangan pihak-pihak yang sempat diamankan tersebut agar informasi yang sampai ke publik tetap akurat dan berimbang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!