Kriminalxpost // Pamulihan, Sumedang – Selasa, 10 Maret 2025. Dalam suasana Ramadhan yang penuh makna, puluhan anggota TNI–Polri bersama unsur pemerintah dan masyarakat melaksanakan kegiatan penanaman pohon di lokasi bekas bencana longsor Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Selasa sore (10/3).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga 17.30 WIB tersebut mengusung tema “Ngabuburit Hejokeun Leweung” yang berarti menunggu waktu berbuka puasa sambil menghijaukan kembali hutan. Aksi ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya mitigasi bencana di wilayah rawan Danramil 1004/Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mengantisipasi potensi bencana longsor di masa mendatang, sekaligus sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi arus mudik Lebaran Tahun 2026, mengingat wilayah sekitar Cadas Pangeran merupakan salah satu jalur strategis yang rawan terhadap bencana alam.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam. Penanaman pohon ini bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi merupakan investasi lingkungan agar kawasan ini kembali hijau dan lebih aman dari potensi longsor,” ujar Kapten Agus.
Suasana kegiatan semakin terasa hangat karena dilakukan menjelang waktu berbuka puasa. Para peserta menanam pohon dengan penuh semangat sambil menikmati momen ngabuburit yang bermanfaat bagi alam dan keselamatan masyarakat.
Dengan adanya gerakan “Ngabuburit Hejokeun Leweung”, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin meningkat, serta kawasan rawan bencana dapat kembali hijau dan lebih stabil sehingga risiko longsor dapat diminimalisir di masa mendatang.
