Kriminalxpost.com || DENPASAR — Pengungkapan kasus Ade (30), pelatih MMA dan boxing yang diamankan pada 1 Agustus 2026, masih menyisakan sederet pertanyaan.
Rilis awal menyebut barang bukti 5 pucuk senjata api dan 4 airsoft gun berikut sejumlah amunisi. Namun, belakangan muncul informasi yang masih perlu diverifikasi bahwa jumlah senjata diduga dapat mencapai sekitar 20 pucuk.
Lebih serius, muncul pula dugaan adanya senjata organik TNI-Polri. Informasi tersebut hingga kini belum dapat dipastikan dan membutuhkan klarifikasi serta pembuktian resmi.
🔥 LANTAS, BERAPA JUMLAH SENJATA SEBENARNYA?
Upaya konfirmasi awak media justru menemui situasi yang membingungkan. Kapolresta Denpasar mengarahkan konfirmasi kepada Kasi Humas. Kasi Humas menyebut perkara masih dalam proses. Ketika Kasat Reskrim dikonfirmasi, awak media diarahkan kepada Kasat Narkoba. Namun, Kasat Narkoba disebut kembali mengarahkan konfirmasi kepada Kasat Reskrim.
Sejumlah wartawan juga mengaku nomor WhatsApp mereka diblokir saat berupaya melakukan konfirmasi. Keluhan tersebut tentunya juga perlu mendapat tanggapan dari pejabat terkait agar pemberitaan tetap berimbang.
❓ Publik menunggu jawaban:
Berapa jumlah senjata sebenarnya? Apakah data 5 senpi dan 4 airsoft gun masih menjadi data resmi? Benarkah ada sekitar 20 pucuk? Apakah terdapat senjata organik TNI-Polri? Siapa pemiliknya dan bagaimana asal-usulnya?
Jika dugaan tersebut tidak benar, bantah dengan data. Jika terdapat perkembangan penyidikan, jelaskan secara transparan sesuai informasi yang dapat dibuka kepada publik.
Jangan biarkan konfirmasi terus “dipingpong” sementara pertanyaan publik semakin besar.
Pesan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran:
🚫 Jangan arogan!
🚫 Jangan berbohong!
🚫 Jangan menyalahgunakan kewenangan!
❤️ Jangan menyakiti hati masyarakat!
Pers menjalankan fungsi kontrol sosial dan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Yang ditunggu masyarakat bukan spekulasi, tetapi jawaban berbasis fakta dan hasil penyidikan.
Tegas terhadap kejahatan, humanis terhadap masyarakat. Jaga amanah, integritas, dan kepercayaan publik.
#PolrestaDenpasar #PoldaBali #Polri #SenjataApi #Denpasar #Bali #Transparansi #Jurnalistik #Pers #BeritaBali #InfoBali
