Beranda » Sinergi Pemerintah Kabupaten dan Desa, Bupati Gelar Rapat Koordinasi 270 Desa

Sinergi Pemerintah Kabupaten dan Desa, Bupati Gelar Rapat Koordinasi 270 Desa

kriminalxpost // Sumedang, 12 November 2025 – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pesan tersebut disampaikan Bupati Sumedang,  Dony Ahmad Munir, dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang digelar di GOR Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Rabu (12/11/2025). Kegiatan ini dihadiri 270 kepala desa, 26 camat, serta sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala DPMD Dadang Rustandi, Kepala Dinas Perkimtan Marlina, Inspektur Kabupaten, dan perwakilan Kodim 0610/Sumedang.

Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci agar pembangunan berjalan selaras dari tingkat pusat hingga desa. Ia menekankan pentingnya penyelarasan kebijakan nasional, provinsi, dan kabupaten agar pelayanan publik dapat dirasakan lebih cepat oleh masyarakat. “Pemimpin harus punya dua cinta: cinta kepada rakyatnya dan cinta terhadap pekerjaannya. Jika ada rasa cinta itu, maka tugas akan terasa ringan,” ujarnya.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Sumedang, Dadang Rustandi, menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini digelar untuk menyatukan arah pembangunan antara pemerintah daerah dan desa-desa di seluruh wilayah Sumedang. Menurutnya, kegiatan tersebut menghadirkan empat narasumber yang membahas percepatan pembangunan desa, pengawasan keuangan, pengelolaan persampahan, serta program rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu). Seluruh kepala desa dan camat mengikuti kegiatan ini sebagai upaya menyelaraskan visi Bupati Sumedang lima tahun ke depan.

Dadang menegaskan bahwa seluruh program yang disampaikan dalam rapat merupakan prioritas pembangunan yang saling terhubung. Ia berharap hasil rapat dapat diimplementasikan dengan baik oleh perangkat desa dan kecamatan. “Inspektorat memiliki inovasi cek dini untuk memastikan pengelolaan desa berjalan sesuai aturan. Semua arahan harus dijalankan bersama demi mempercepat pembangunan desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan Sumedang, Dra. Marlina, M.Si., memaparkan bahwa pihaknya terus memperkuat pendataan Rutilahu melalui aplikasi Tataloka. Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat sekitar 158.000 unit rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumedang, dengan 15.000 unit telah mendapat intervensi sejak 2002 hingga 2025. Tahun ini, Sumedang memperoleh 364 unit bantuan BSPS dari Program 3 Juta Rumah Kementerian PUPR untuk mengurangi backlog perumahan.

Marlina menegaskan bahwa pemerataan bantuan tergantung hasil verifikasi data lapangan, sebab setiap desa memiliki kebutuhan berbeda. Ia juga mengimbau masyarakat bijak dalam menanggapi informasi publik terkait program bantuan perumahan. “Kami tidak anti kritik, Saya bukan takut diviralkan, hanya kasihan kepada pihak-pihak yang bersangkutan. Kadang yang sudah diintervensi pun masih diviralkan seolah belum tersentuh, padahal kami sudah bekerja keras melakukan perbaikan,” tegasnya.

Kepala Desa Cibeureum Kulon, Gun Gun Turganda, S.H., menyampaikan rasa bangga desa yang dipimpinnya terpilih menjadi lokasi kegiatan sekaligus meraih Juara I Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Kabupaten Sumedang 2025. Desa tersebut kini mewakili Sumedang di tingkat provinsi. Gun Gun juga menjelaskan bahwa program Rutilahu di wilayahnya meningkat menjadi lima titik pelaksanaan dengan dukungan penuh gotong royong masyarakat.

Gun Gun mengajak seluruh perangkat desa untuk meningkatkan tanggung jawab sosial, khususnya dalam pendataan Rutilahu dan menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran RT dan RW dalam pelaporan kondisi rumah warga, serta kesiapsiagaan bila terjadi keadaan darurat. “Prestasi desa harus sejalan dengan peningkatan pelayanan. Gotong royong dan kepedulian sosial adalah kunci desa yang maju dan masyarakat yang sejahtera,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
error: Content is protected !!