Beranda » Bau Amis Dan Bau Busuk Oknum Kepsek SMPN I Batujaya Diduga Selewengkan Dana BOS, TA. 2025

Bau Amis Dan Bau Busuk Oknum Kepsek SMPN I Batujaya Diduga Selewengkan Dana BOS, TA. 2025

Kriminalxpost //   Karawang, 14 Februari 2026 – Dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2025 di SMP Negeri 1 Batujaya, Kabupaten Karawang, memicu kemarahan warga sekitar. Masyarakat menilai penggunaan anggaran capai ratusan juta rupiah tidak sejalan dengan realisasi yang terlihat di lingkungan sekolah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana BOS tahun 2025 untuk item pengembangan perpustakaan tercatat sebesar Rp. 283.841.000, sedangkan anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah mencapai Rp. 98.250.000. Namun warga menduga realisasi penggunaan anggaran tersebut tidak sesuai dengan kondisi fasilitas yang ada.

Pada Jumrupiah I4/2/2026), warga sekitar menilai besarnya anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah seharusnya berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas perpustakaan dan sarana pendidikan ketidaksesuaian ini pun memunculkan kecurigaan serius di tengah masyarakat.

“Anggaran BOS itu nilainya sangat besar, tapi kondisi perpustakaan dan sarana sekolah tidak menunjukkan perubahan signifikan. Ini patut dicurigai sepertinya ada yang tidak beres dalam hal pengelolaannya dana bos,” ujar seorang warga dengan nada keras yang namanya minta dirahasiahkan.

Masyarakat mendesak pihak terkait, khususnya bidang pengelolaan dana BOS serta Aparat Penegak Hukum (APH), untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran BOS tahun 2025 di sekolah tersebut.

“Kami meminta audit total. Jika memang tidak ada masalah, buktikan secara terbuka. Tapi jika ditemukan penyimpangan, harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas warga lainnya.

Tidak hanya itu, warga juga berencana akan melaporkan dugaan penyelewengan tersebut ke bidang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) agar ada tindak lanjut resmi dan transparan dalam pengawasan penggunaan anggaran pendidikan.

“Kami akan laporkan ke KIP Jawa Barat. agar supaya data anggaran dibuka secara terang. Jangan sampai dana pendidikan yang seharusnya untuk siswa justru disalahgunakan,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepala sekolah belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penyelewengan dana BOS tahun 2025 tersebut. Warga berharap audit independen segera dilakukan agar kebenaran dapat terungkap dan penggunaan anggaran pendidikan berjalan transparan serta akuntabel. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!