Beranda » Proyek Perpustakaan Desa Gudang Belum Rampung, Pekerja Tanpa APD, Rangkai Besi Di Luar Desa Gudang, Cuaca Jadi Alasan

Proyek Perpustakaan Desa Gudang Belum Rampung, Pekerja Tanpa APD, Rangkai Besi Di Luar Desa Gudang, Cuaca Jadi Alasan

Sumedang // kriminalxpost, 31 Oktober 2025 – Pembangunan Perpustakaan Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp127.086.500, hingga kini belum rampung meski telah berjalan dua minggu. Proyek berukuran 4 x 6 meter itu terhambat oleh cuaca dan kondisi lokasi yang sempit.

Photo istimewa 1

Pantauan di lapangan menunjukkan, beberapa pekerja tampak melakukan aktivitas pembangunan tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagaimana mestinya. Mereka bekerja di area proyek yang berlokasi di Dusun Gudang RT 02 RW 03 dengan kondisi cuaca yang kerap hujan.

Salah satu pekerja mengungkapkan bahwa rangka besi beton dibuat di luar area proyek karena keterbatasan ruang.
“Sudah dua minggu dikerjakan, tapi belum selesai. Cuaca sering hujan jadi terhambat. Rangka besi betonnya dibuat di rumah Pak Pipin selaku TPK di Cijambu, karena di lokasi sempit,” ujarnya.

Photo istimewa 2

Ia menambahkan, jumlah pekerja di proyek tersebut hanya empat orang, seluruhnya berasal dari Desa Cijambu.
“Pekerjanya cuma empat orang, semuanya dari Cijambu. Sebenarnya targetnya dua minggu, tapi belum bisa selesai karena kendala hujan,” ucapnya saat ditemui wartawan.

Sementara itu, Kaur Perencanaan Desa Gudang memaparkan bahwa pembangunan perpustakaan ini berawal dari banyaknya warga, terutama anak sekolah, yang gemar membaca buku di kantor desa.
“Karena di sini dekat dengan sarana pendidikan, kami sudah lama merencanakan untuk membangun perpustakaan ini. Selain itu, ada juga anjuran dari kementerian terkait sarana pendidikan membaca. Kebetulan di desa memang memerlukan fasilitas tersebut,” katanya saat diwawancarai wartawan Kriminalxpos.

Photo saat berada di kantor desa dan buku-buku untuk ke perpustakaan

Ia menambahkan, buku-buku yang kini tersimpan di kantor desa nantinya akan dipindahkan ke gedung perpustakaan yang baru, dan koleksinya akan ditambah.
“Buku-bukunya nanti akan dipindahkan ke perpustakaan, kemungkinan di sini juga ada dan di sana juga ditambah. Kami prioritaskan untuk anak-anak sekolah. Kalau untuk penjelasan lebih lanjut, bisa langsung ke kepala desa,” jelasnya.

Pemerintah desa menargetkan pembangunan perpustakaan ini dapat segera rampung agar bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana literasi dan kegiatan belajar.

Meski sempat terkendala cuaca serta keterbatasan tenaga kerja, pihak desa memastikan pekerjaan tetap berjalan sesuai rencana dan diawasi langsung oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bersama pendamping lokal desa.

Photo istimewa

Hingga berita ini diturunkan, TPK dan Kepala Desa Gudang belum memberikan tanggapan terkait keterlambatan dan pelaksanaan proyek tersebut.

Facebook Comments Box
error: Content is protected !!